Minggu, 10 Maret 2013

Profil SMK Muhammadiyah Kajen


Profil SMK Muhammadiyah Kajen

A. Sejarah SMK Muhammadiyah Kajen 
SMK Muhammadiyah Kajen Kabupaten Pekalongan, didirikan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen Kabupaten Pekalongan tahun 2002. Para tokoh pendidikan dan kalangan muda bermimpi, di Kajen harus ada Sekolah Kejuruan, melengkapi sekolah/madrasah yang ada. Dasar pemikirannya antara lain :
a. Upaya melahirkan sumber daya berkualitas sekaligus kader Muhammadiyah.
b. Kajen sebagai ibukota Kabupaten Pekalongan, membutuhkan pendidikan kejuruan.
c. Muhammadiyah memiliki asset tanah yang belum dimanfaatkan.
d. Tenaga pendidik dan pengelola, dapat diupayakan dan cukup tersedia.

Para tokoh pendirinya, antara lain ;
    (1) Drs. Anasrullah;
    (2) Drs. Rissa Sumarstyanto,MPd;
    (3) H. Hadidinana Sag,
    (4) H. Abdul Azis,
    (5) Kustanto Saiful, SPd.
    (6) H. Ahmad Soleh, Sag,
    (7) H. Muasyik Irfan,
    (8) Turido,
    (9) H. Mansyur,
    (10) Ahmad Fauzi Anwar(alm),
    (11) Sugiri, HS,
    (12) Ma’adi,
    (13) H. Sudarno.
      Dan tokoh lainnya seperti H.Kirom Hero Purwanto, H. Chaerul Saleh dan H. ZaenudinRapat-rapat koordinasi pendirian sekolah berjalan intens, studi banding ke SMK, mengkaji jurusan dan menyusun proposal, menggalang dana, mengusahakan tanah wakaf, silaturrahmi dengan pejabat Dinas Pendidikan dan penyusunan calon tenaga pengelola hingga Calon Kepala Sekolah. Kemudian terbit SK Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan No. 421.5/769.a/2002 tentang izin pendirian SMK Muhammdiyah Kajen kabupaten Pekalongan.
    Tonggak SMK Muhammadiyah Kajen dipancangkan tahun 2002, ditandai menerima 108 siswa baru pada tahun pelajaran 2002/2003. SMK Muhammdiyah Kajen yang dipimpin Drs. Arif Rosyid, membuka dua program keahlian, yaitu teknik otomotif dan teknik elektronika. Berjalannya waktu, jumlah siswa terus meningkat dari tahun ke tahun,maka kebutuhan ruang kelas dan praktek dirsakan mendesak.

    Pembangunan Gedung SMK Muhammadiyah Kajen dimulai tepat 1 Januari 2004, diatas lahan seluas 12.688 M2 tanah wakaf R. Tjayono Poerwohamidjoyo terletak di Kebon Agung Kajen di sisi jalan raya Kajen-Wiradesa. Atas kemurahan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan (kuasa/penerima wakaf) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, maka kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen diberi amanah dan dijinkan membangun SMK ddiatas tanah wakaf tsb, tanah yang ‘nganggur’ lebih dari 20 tahun.
    Menandai peresmian Gedung SMK Muhammadiyah Kajen Kabupaten Pekalongan oleh Prof. Dr. Din Syamsudin, MA selaku Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada hari Ahad, 28 Sya’ban 1426 bertepatan 2 Oktober 2005, dilanjutkan penandatangan prasasti. Gedung SMK Muhammadiyah Kajen dengan konstruksi 2 lantai terdiri 12 ruang dan 2 ruang praktek selesai bertahap, maka kegiatan operasional SMK Muhammdiyah Kajen bertahap pindah dari kompleks pendidikan Jalan Diponegoro ke komples pendidikan baru, di Jalan Pahlawan Kajen.
    Pada tahun 2006, SMK Muhammadiyah Kajen Kabupaten Pekalongan diakreditasi tiap program keahlian oleh Badan Akreditasi Sekolah Jawa Tengah, dengan status “TERAKREDITASI_A“.
    Tahun 2010, SMK Muhammadiyah Kajen jadi harapan masyarakat Kabupaten Pekalongan, dengan siswa sebanyak 1020 orang. Sekolah Unggulan yang dikelola penuh semangat dan dedikasi, dikenal tertib, disiplin serta santun, kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan sepenuh hati, pemanfaatan teknologi teknologi informasi/IT dalam kegiatan belajar mengajar. Lulusannya dikenal Siap Kerja, sebagian besar terserap dalam lapangan kerja baik perusahaan besar atau kecil; sebagian kuliah baik di perguruan tinggi swasta atau perguruan tinggi negeri dan sekolah dinas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Minggu, 10 Maret 2013

Profil SMK Muhammadiyah Kajen


Profil SMK Muhammadiyah Kajen

A. Sejarah SMK Muhammadiyah Kajen 
SMK Muhammadiyah Kajen Kabupaten Pekalongan, didirikan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen Kabupaten Pekalongan tahun 2002. Para tokoh pendidikan dan kalangan muda bermimpi, di Kajen harus ada Sekolah Kejuruan, melengkapi sekolah/madrasah yang ada. Dasar pemikirannya antara lain :
a. Upaya melahirkan sumber daya berkualitas sekaligus kader Muhammadiyah.
b. Kajen sebagai ibukota Kabupaten Pekalongan, membutuhkan pendidikan kejuruan.
c. Muhammadiyah memiliki asset tanah yang belum dimanfaatkan.
d. Tenaga pendidik dan pengelola, dapat diupayakan dan cukup tersedia.

Para tokoh pendirinya, antara lain ;
    (1) Drs. Anasrullah;
    (2) Drs. Rissa Sumarstyanto,MPd;
    (3) H. Hadidinana Sag,
    (4) H. Abdul Azis,
    (5) Kustanto Saiful, SPd.
    (6) H. Ahmad Soleh, Sag,
    (7) H. Muasyik Irfan,
    (8) Turido,
    (9) H. Mansyur,
    (10) Ahmad Fauzi Anwar(alm),
    (11) Sugiri, HS,
    (12) Ma’adi,
    (13) H. Sudarno.
      Dan tokoh lainnya seperti H.Kirom Hero Purwanto, H. Chaerul Saleh dan H. ZaenudinRapat-rapat koordinasi pendirian sekolah berjalan intens, studi banding ke SMK, mengkaji jurusan dan menyusun proposal, menggalang dana, mengusahakan tanah wakaf, silaturrahmi dengan pejabat Dinas Pendidikan dan penyusunan calon tenaga pengelola hingga Calon Kepala Sekolah. Kemudian terbit SK Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan No. 421.5/769.a/2002 tentang izin pendirian SMK Muhammdiyah Kajen kabupaten Pekalongan.
    Tonggak SMK Muhammadiyah Kajen dipancangkan tahun 2002, ditandai menerima 108 siswa baru pada tahun pelajaran 2002/2003. SMK Muhammdiyah Kajen yang dipimpin Drs. Arif Rosyid, membuka dua program keahlian, yaitu teknik otomotif dan teknik elektronika. Berjalannya waktu, jumlah siswa terus meningkat dari tahun ke tahun,maka kebutuhan ruang kelas dan praktek dirsakan mendesak.

    Pembangunan Gedung SMK Muhammadiyah Kajen dimulai tepat 1 Januari 2004, diatas lahan seluas 12.688 M2 tanah wakaf R. Tjayono Poerwohamidjoyo terletak di Kebon Agung Kajen di sisi jalan raya Kajen-Wiradesa. Atas kemurahan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan (kuasa/penerima wakaf) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, maka kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen diberi amanah dan dijinkan membangun SMK ddiatas tanah wakaf tsb, tanah yang ‘nganggur’ lebih dari 20 tahun.
    Menandai peresmian Gedung SMK Muhammadiyah Kajen Kabupaten Pekalongan oleh Prof. Dr. Din Syamsudin, MA selaku Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada hari Ahad, 28 Sya’ban 1426 bertepatan 2 Oktober 2005, dilanjutkan penandatangan prasasti. Gedung SMK Muhammadiyah Kajen dengan konstruksi 2 lantai terdiri 12 ruang dan 2 ruang praktek selesai bertahap, maka kegiatan operasional SMK Muhammdiyah Kajen bertahap pindah dari kompleks pendidikan Jalan Diponegoro ke komples pendidikan baru, di Jalan Pahlawan Kajen.
    Pada tahun 2006, SMK Muhammadiyah Kajen Kabupaten Pekalongan diakreditasi tiap program keahlian oleh Badan Akreditasi Sekolah Jawa Tengah, dengan status “TERAKREDITASI_A“.
    Tahun 2010, SMK Muhammadiyah Kajen jadi harapan masyarakat Kabupaten Pekalongan, dengan siswa sebanyak 1020 orang. Sekolah Unggulan yang dikelola penuh semangat dan dedikasi, dikenal tertib, disiplin serta santun, kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan sepenuh hati, pemanfaatan teknologi teknologi informasi/IT dalam kegiatan belajar mengajar. Lulusannya dikenal Siap Kerja, sebagian besar terserap dalam lapangan kerja baik perusahaan besar atau kecil; sebagian kuliah baik di perguruan tinggi swasta atau perguruan tinggi negeri dan sekolah dinas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar